Pertanyaan ini sering banget muncul: “Gigi palsu
bisa dipakai sampai berapa lama, ya?”
Jawabannya: tidak selamanya, tapi juga tidak harus sering-sering
diganti—tergantung jenis dan perawatannya.
Yuk, kita bahas faktanya!
Rata-rata Masa Pakai Gigi Palsu
Secara umum:
- Gigi
palsu lepasan (denture):
3–5 tahun
- Gigi
palsu permanen (bridge):
5–10 tahun
- Implan
gigi:
bisa lebih dari 10–15 tahun (bahkan lebih lama jika dirawat baik)
Namun, ini hanya rata-rata. Bisa lebih cepat atau
lebih lama tergantung kondisi masing-masing.
Kenapa Gigi
Palsu Tidak Bisa Dipakai Seumur Hidup?
1. Perubahan Bentuk Gusi dan Tulang
Seiring waktu, gusi dan tulang rahang bisa menyusut,
terutama setelah kehilangan gigi.
Akibatnya:
- Gigi
palsu jadi longgar
- Tidak
nyaman saat dipakai
2. Pemakaian Sehari-hari
Dipakai untuk makan dan berbicara setiap hari membuat
gigi palsu mengalami:
- Keausan
- Penurunan
kekuatan bahan
3. Kebersihan dan Perawatan
Perawatan yang kurang baik bisa mempercepat kerusakan,
seperti:
- Bau
tidak sedap
- Permukaan
menjadi kasar
- Warna
berubah
4. Kualitas Bahan
Gigi palsu dengan bahan dan teknologi lebih baik
biasanya lebih tahan lama dibanding yang standar.
Tanda Gigi
Palsu Harus Diganti
Jangan tunggu rusak total. Segera cek ke dokter jika:
- Terasa
longgar atau sering lepas
- Menyebabkan
luka atau nyeri di gusi
- Sulit
digunakan untuk makan
- Retak,
patah, atau berubah bentuk
- Bau
tidak hilang meski sudah dibersihkan
Tips Supaya Gigi Palsu Lebih Awet
- Bersihkan
setiap hari dengan benar
- Rendam
saat tidak digunakan
- Hindari
makanan terlalu keras
- Jangan
gunakan air panas
- Rutin
kontrol ke dokter gigi
Kesimpulan
Gigi palsu umumnya bisa dipakai 3–10 tahun,
tergantung jenis dan perawatannya.
Tapi yang paling penting bukan hanya “berapa lama dipakai”, melainkan apakah
masih nyaman dan aman digunakan.
Kalau sudah terasa tidak pas, jangan ditunda karena
bisa berdampak ke kesehatan gusi dan mulut secara keseluruhan.
